Petra

Petra (dari πέτρα petra, "batu" dalam bahasa Yunani; bahasa Arab: البتراء, al-Bitrā) adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.

Artikel ini tentang situs Petra di Yordania. Untuk arti lainnya lihat Petra (disambiguasi)

Petra (dari πέτρα petra, "batu" dalam bahasa Yunani; bahasa Arab: البتراء, al-Bitrā) adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.

Kota di Dinding Batu

Salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru adalah Petra. Penetapan tujuh keajaiban dunia itu merupakan pilihan dari 100 juta orang di seluruh dunia lewat situs internet dan pesan singkat (SMS) telepon seluler, yang diadakan oleh Swiss Foundation, serta diumumkan di Lisbon, Portugal, pada 07-07-07 alias 7 Juli 2007.

Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'batu'. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.

Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.

Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan sembilan tahun sebelum Masehi sampai dengan tahun ke-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.

Suku Nabatean membangun Petra dengan sistem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjir mendadak. Mereka juga memiliki teknologi hidrolik untuk mengangkat air.

Terdapat juga sebuah teater yang mampu menampung 4.000 orang. Kini, Istana Makam Hellenistis yang memiliki tinggi 42 meter masih berdiri impresif di sana.

Kotanya Suku Nabatean

Petra yang bisa ditempuh sekitar 3-5 jam perjalanan darat dari kota Amman, Yordania, dulu adalah ibukota suku Nabatean, salah satu rumpun bangsa Arab yang hidup sebelum masuknya bangsa Romawi.

Sebenarnya, asal usul suku Nabatean tak diketahui pasti. Mereka dikenal sebagai suku pengembara yang berkelana ke berbagai penjuru dengan kawanan unta dan domba.

Warga Petra awal adalah penyembah berhala. Dewa utama mereka adalah Dushara, yang disembah dalam bentuk batu berwarna hitam dan berbentuk tak beraturan. Dushara disembah berdampingan dengan Allat, dewi Bangsa Arab kuno.

Mereka sangat mahir dalam membuat tangki air bawah tanah untuk mengumpulkan air bersih yang bisa digunakan saat mereka bepergian jauh. Sehingga, di mana pun mereka berada, mereka bisa membuat galian untuk saluran air guna memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih.

Di akhir abad ke-4 Sebelum Masehi, berkembangnya dunia perdagangan membuat suku Nabatean memberanikan diri mulai ikut dalam perdaganan dunia. Rute perdagangan dunia mulai tumbuh subur di bagian selatan Yordania dan selatan Laut Mati. Mereka lalu memanfaatkan posisi tempat tinggal mereka yang strategis itu sebagai salah satu rute perdagangan dunia.

Suku Nabatean akhirnya bisa menjadi para saudagar yang sukses, dengan berdagang dupa, rempah-rempah, dan gading yang antara lain berasal dari Arab bagian selatan dan India timur.

Letak yang strategis untuk mengembangkan usaha dan hidup, serta aman untuk melindungi diri dari orang asing itulah alasan suku Nabatean memutuskan untuk menetap di wilayah batu karang Petra.

Untuk mempertahankan kemakmuran yang telah diraih, mereka memungut bea cukai dan pajak kepada para pedagang setempat atau dari luar yang masuk ke sana. Suku Nabatean akhirnya berhasil membuat kota internasional yang unik dan tak biasa.

Pada awalnya Petra dibangun untuk tujuan pertahanan. Namun belakangan, kota ini dipadati puluhan ribu warga sehingga berkembang menjadi kota perdagangan karena terletak di jalur distribusi barang antara Eropa dan Timur Tengah.

Pada tahun 106 Masehi, Romawi mencaplok Petra, sehingga peran jalur perdagangannya melemah. Sekitar tahun 700 M, sistem hidrolik dan beberapa bangunan utamanya hancur menjadi puing. Petra pun perlahan menghilang dari peta bumi saat itu dan tinggal legenda.

Barulah pada tahun 1812, petualang Swiss, Johann Burckhardt memasuki kota itu dengan menyamar sebagai seorang muslim. Legenda Petra pun meruak kembali di zaman modern, dikenang sebagai simbol teknik dan pertahanan.

Dikelilingi Gunung

Petra di Yordania, adalah situs purbakala. Petra dikelilingi gunung. Di sini ada gunung setinggi 1.350 meter dari permukaan laut. Inilah kawasan tertinggi di areal ini yang disebut Gunung Harun (Jabal Harun) atau Gunung Hor atau El-Barra.

Gunung Harun paling sering dikunjungi orang. Para pengunjung percaya, di puncak Jabal Harun inilah, Nabi Harun meninggal dan dimakamkan oleh Nabi Musa.

Di abad ke-14 Masehi, sebuah masjid dibangun di sini dengan kubah berwarna putih yang terlihat dari berbagai area di sekitar Petra. Harun tiba di wilayah Yordania sekarang ketika mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir'aun.

Di abad ke-1 Sebelum Masehi, Kerajaan Nabataea yang kaya dan kuat, menjangkau wilayah Damaskus di utara dan Laut Mati di selatan. Saat itu, Petra telah didiami sekitar 30 ribu penduduk. Di masa itulah dibangun kuil agung.

Tahun 100-an Masehi, Romawi pernah menguasai wilayah ini. Arsitektur di Petra pun terpengaruhi arsitektur Romawi.

Pada 600 Masehi di Petra dibangun gereja. Abad ke-7 Masehi, Islam hadir, dan pada abad ke-14, makam Nabi Harun di Jabal Harun menjadi tempat keramat dari umat Islam, selain kaum Yahudi dan Kristiani.

Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya.

Setelah Perang Salib di abad ke-12, Petra sempat menjadi 'kota yang hilang' selama lebih dari 500 tahun (lost city). Hanya penduduk lokal (suku Badui) di wilayah Arab yang mengenalnya.

Pranala luar

Tulis komentar
Kiat & Petunjuk
Tobias Friedrich
30 october 2017
Enter via the back entrance (might need a guide) and see the Monastery first, then walk down, while everyone else has to go up and down, you'll just have to go down, saves loads of time and effort.
Khaled Akbik
17 october 2013
Stunning scenery. People are generally friendly. Prepare yourself for a LOT of walking, sun exposure and horse dung smell. Don't stop at The Treasury, walk on for more beautiful things.
The White House
26 march 2013
President Obama viewed the area near the Treasury during a tour of the ancient city of Petra in Jordan.
fe_lix .
16 november 2018
Amazing place! Must see. But you will walk a LOT! Treasury is quite easy to reach, but if you want to make it all the way to the monastery you’ll have to earn it :)
Lebanon Taxi
13 may 2017
Lebanese passport pay ONE dinar instead of 50 ... the ride downwards the treasury by horse is free , don't let them convince you of the Indiana jones trail .walk alone like I did .
Road Unraveled
4 july 2018
Absolutely incredible! Bring lots of water, sunblock, and a good hat for the walk. Can take up to an hour to get to the treasury but it’s worth the hike!
Muat lebih komentar
foursquare.com

Hotel di dekatnya

Lihat semua hotel Lihat semua
Petra Marriott Hotel

mulai $140

Petra Panorama Hotel

mulai $0

Petra Guest House Hotel

mulai $155

P Quattro Relax Hotel

mulai $310

Oscar Hotel

mulai $60

Petra Diamond Hotel

mulai $32

Pemandangan direkomendasikan terdekat

Lihat semua Lihat semua
Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Al-Khazneh

Al-Khazneh ('Ruang Harta'; bahasa Arab: الخزنة) adalah salah satu

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Montreal (Crusader castle)

Montreal is a Crusader castle on the eastern side of the Arabah,

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Makhtesh Ramon

Makhtesh Ramon (Ibrani: מכתש רמון; lit. Ramon Crater/Makhtesh) terleta

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Gunung Sodom

Gunung Sodom (Ibrani: הר סדום, Har Sedom) adalah sebuah bukit di sepan

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Istri Lot

Istri Lot adalah seorang perempuan yang tidak disebutkan namanya

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Mamshit

Mamshit (עברית. ממשית) is the Nabataean city of Mampsis or Memphis (

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Jabal Umm Fruth Bridge

Jabal Umm Fruth Rock Bridge is one of several rock bridges in the Wadi

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Negev

Negev (juga disebut Negeb; Ibrani: נֶגֶב, vokalisasi Tiberias: Néḡe

Tempat wisata yang sama

Lihat semua Lihat semua
Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Machu Picchu

Machu Picchu ('Gunung Tua' dalam bahasa Quechua; sering juga disebut

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Gua Yungang

Gua Yungang (云冈石窟) adalah gua yang terletak di Kota Datong, Provins

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Avebury

Avebury is the site of a large henge and several stone circles

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Talampaya National Park

Talampaya National Park is a national park located in the east/centre

Tambahkan ke Daftar Keinginan
Saya pernah ke sini
Dikunjungi
Taxila

Taxila (اردو. ٹیکسلا, संस्कृतम्. तक्षशिला Шаблон:IAST2, Pali

Lihat semua tempat yang sama